Al Qur’an Ungkapkan Orbit Bintang Sirius

By Theeas

Hah, Sirius? Apa Sirius Black-nya Harry Potter? Sirius loe? Hahaha…. teman-teman pembaca, 😀 sebenarnya JK Rowling sendiri mengambil nama tersebut dari bintang paling terang di konstelasi Canis Major, yang dalam bahasa Latin artinya konstelasi “Anjing Besar”. Jadi nggak heran juga ‘kan kalau tokoh Sirius Black ini juga digambarkan sebagai anjing jadi-jadian….

Bintang Sirius merupakan bintang paling terang di langit dan merupakan bintang biner atau dobel, jadi ada bintang Sirius A dan Sirius B. Sirius A memiliki jarak lebih dekat ke bumi dan merupakan bintang paling terang sehingga bisa dilihat mata telanjang. Sedangkan Sirius B tidak bisa dilihat kecuali dengan teleskop. Kalau Anda lagi keluar malem-malem dan kepengen lihat bintang Sirius, letaknya ada di bawah konstelasi Orion. Orion terdeteksi di langit malam dengan Orion’s Belt atau sabuk Orion-nya, yaitu 3 bintang berjejer diagonal. Ini dia :

Sirius dan Orion di Langit Malam

Bintang Sirius A jauh lebih besar ukurannya dari B. Namun walau Sirius B ini tak terlihat mata telanjang, sebenarnya dia memiliki ukuran sebesar planet bumi. Bintang Sirius berwarna biru keputih-putihan dan 23 kali lebih terang dari matahari. Jarak Sirius dari sistem tata surya adalah sekitar 8,6 tahun cahaya, atau dua kalinya jarak matahari.

Di Mesir Kuno, bintang Sirius sering dihubungkan sebagai simbol Dewi Isis. Dan orang Mesir percaya kalau bintang Sirius terbit, maka sungai Nil akan banjir.

Keajaiban Qur'an bintang Sirius

Sebenarnya, nama bintang Sirius sendiri disebutkan dalam Al Qur’an yaitu Surat An-Najm 49. Para mufassirin seperti Ibn Abbas, menyatakan bahwa Surat An-Najm ayat 1 merujuk kepada bintang Pleiades, sedangkan Surat An Najm 49 merujuk kepada bintang Sirius. Atau yang dalam bahasa Arabnya disebut bintang Syi’ra :

“…..dan Dialah Tuhan penguasa bintang Sirius” (Qur’an 53 : 49)

Namun di ayat lain (yang sebenarnya berhubungan dengan Malaikat Jibril kalau dalam konteksnya), yaitu surat An-Najm 9, didapatkan ayat berikut :

“Maka mendekatlah ia dengan jarak dua busur panah atau lebih dekat” (Qur’an 53 : 9)

Nah sekarang di sinilah nampak keajaiban Qur’an lagi.

Sebagaimana dijelaskan, bintang Sirius itu sendiri merupakan bintang biner atau dobel.

Orbit bintang Sirius berbentuk ellipsis satu sama lain. Periode orbital Sirius A dan B satu sama lain dari pusat gravitasi mereka adalah 49,9 tahun. Atau dengan kata lain, jarak orbit mereka 49,9 tahun. Dan bentuk orbit mereka memiliki bentuk seperti busur panah. Hal ini dilansir oleh Departemen Astronomi di Universitas Harvard, Ottawa, dan Leicester.

Keajaiban Qur'an bintang Sirius

Orbit bintang Sirius

Coba lihat lagi ayat Qur’an-nya, yang ada di Surat An-Najm 49 dan 9. Secara “kebetulan”, angka ini sesuai dengan bilangan orbit bintang Sirius A dan B tersebut.  Dan deskripsi “dua busur panah” itu sebenarnya menggambarkan bentuk orbit mereka yang ellipsis.

“…..dan Dialah Tuhan penguasa bintang Sirius” (Surat An Najm : 49)

“Maka mendekatlah ia dengan jarak dua busur panah atau lebih dekat” (Surat An Najm : 9)

Tentunya, bila pengarang Qur’an adalah Rasulullah yang buta huruf dan tinggal di padang pasir abad 7, bagaimana ia dapat menuliskan “kode” seakurat ini? Adakah pada zaman Rasulullah teknologi untuk mengukur orbit bintang-bintang di langit, kemudian angkanya dituliskan seperti itu di Surat An-Najm? Satu lagi bukti bahwa penulis Qur’an adalah pencipta semesta, Allah.

 

(Sumber : Miracles of Qur’an, Harun Yahya)

 

No related posts.

Latest Comments
  1. pnet

    makasih buat tulisannya…

  2. Mens Sword Art Online thicken Reflective hoodie

    It’s a shame you don’t have a donate button! I’d definitely donate to this fantastic blog! I suppose for now i’ll settle for bookmarking and adding your RSS feed to my Google account. I look forward to new updates and will share this website with my Facebook group. Chat soon!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect.